7 Ciri-ciri Sistem Politik Demokrasi Indonesia

Advertisement

Demokrasi berasal dari bahasa Yunani, “demos” yang bermakna rakyat dan “kratein” yang bermakna pemerintah. Jika dikaitkan kedua kata tersebut akan menjadi kata pemerintahan rakyat. Dari definisinya pemerintahan rakyat dapat dimaknai sebagai pemerintahan yang ber-inti pada rakyat sebagai pelaku atau pelaksananya. Kata demokrasi dalam KBBI diartikan sebagai pemerintahan yang seluruh rakyatnya turut serta memerintah dengan perantara wakilnya; pemerintahan rakyat. Dengan demikian demokrasi secara singkat diartikan sebagai sistem pemerintahan yang berasal dari rakyat dan untuk rakyat. (baca juga : Macam Macam Ideologi di DuniaHakikat Ideologi)

Sistem pemerintahan demokrasi mengutamakan kepentingan rakyat tanpa membedakan suku, ras, dan agama sebagai warga negara. Setiap warga negara memiliki kesetaraan hak dalam mengambil keputusan yang berhubungan dengan kelangsungan hidup mereka di sebuah negara. Secara tidak langsung dapat dikatakan bahwasannya rakyat memiliki kekuasaan tertinggi untuk pelaksanaan pemerintahan. Sistem politik demokrasi memiliki prinsip yang harus dijalankan antara lain,

  • Persamaan warga negara dalam praktik politik
  • Menjamin kebebasan setiap warga negara untuk keterlibatannya mengambil keputusan politik
  • Kebebasan diakui, diterima, dan digunakan oleh warga negara

Baca juga : Asas Asas Pokok DemokrasiBentuk Bentuk Demokrasi

Selain tiga prinsip penting dalam pelaksaan sistem demokrasi, terdapat juga ciri-ciri dalam menjalankan demokrasi yang dilakukan oleh pemerintah. Beberapa ciri-ciri sistem politik demokrasi diantaranya adalah sebagai berikut,

  1. Pemerintahan Rakyat

nya adalah segala bentuk keputusan yang dicanangkan oleh pemerintah berdasarkan kepentingan rakyat dan keinginan rakyat. Disini rakyat yang mengambil keputusan dan pemerintah yang bertindak sebagai pelaksananya. (baca juga : Kedudukan Warga Negara dalam NegaraAsas Asas Kewarganegaraan di Dunia)

  1. Ciri Konstitusional

Konstitusional adalah segala hal yang bersangkutan dengan konstitusi suatu negara. Artinya, dalam demokrasi maka semua hal yang berkaitan dengan keinginan, kepentingan, dan kekuasaan rakyat tertulis dalam konstitusi dan undang-undang negara yang menganut sistem demokrasi.

  1. Ciri Perwakilan

Perwakilan yang dimaksud dalam alinea ini adalah dalam sistem demokrasi, kedaulatan milik rakyat akan diwakilkan pada beberapa orang yang telah dipilih oleh rakyat sebelumnya. Wakil rakyat yang telah ditunjuk rakyat tersebut yang akan mengatur negara berdasarkan amanat yang dibebankan rakyat terhadapnya.

  1. Sistem Kepartaian

Dalam sistem demokrasi, partai akan dijadikan sebagai sebuah media dalam pelaksanaan sistem politik demokrasi. Dengan adanya kepartaian maka rakyat dapat memilih untuk menentukan wakilnya yang bertugas menjalankan pemerintahan.

  1. Sistem Pemilu

Sistem politik demokrasi menggunakan pemilihan umum sebagai sraana untuk menentukan pihak yang bertanggungjawab dalam pemerintahan. Kegiatan politik ini dipakai setiap beberapa tahun sekali dengan maksud re-generasi wakil rakyat yang baru dan pemuda kompeten. (baca juga : Fungsi PemiluFungsi Lembaga Peradilan)

  1. Ciri Tanggung jawab

Pihak yang dipilih menjadi wakil rakyat harus memiliki tanggungjawab penuh terhadap amanat yang telah dibebankan rakyat kepadanya. Hal ini diatur dalam undang-undang dan apabila tidak dipenuhi maka rakyat dapat mengutarakan pendapat untuk memberhentikan pihak yang tidak sesuai dengan keinginan mereka.

  1. Ciri Kekuasaan

Dalam sistem demokrasi terdapat pemisahan dan pembagian kekuasaan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Hal ini dikarenakan setiap daerah memiliki potensi sumber daya yang berbeda- beda bergantung pada penduduk dan budaya yang ada di daerah tersebut.

Baca juga : Demokrasi TerpimpinSistem Demokrasi di Indonesia

Bentuk Sistem Politik Demokrasi

Sistem politik demokrasi dianut oleh sebagian besar negara di dunia. Hal ini disebabkan adanya tanggungjawab politik yang dibebankan terhadap pelaksana pemerintahan sehingga segala hal  akan melalui pertimbangan sebelum diputuskan lebih lanjut. Secara umum sistem demokrasi dibedakan menjadi beberapa macam bergantung pada tiga kategori yaitu, kehendak rakyat,fokus perhatian, dan ideologi. Berikut ini macam demokrasi berdasarkan tiga kategori tersebut.

1. Bentuk sistem demokrasi berdasarkan aspirasi rakyat

  • Langsung

Demokrasi langsung adalah sistem demokrasi yang dilaksanakan secara langsung dengan melibatkan rakyat    dalam mengambil suatu keputusan terkait dengan pemilihan wakil rakyat dan penyampaian kehendak. Pada sistem langsung seperti ini rakyat harus berpartisipasi secara langsung dalam proses pemilihan umum dan berani menyampaikan pendapatnya secara langsung.

  • Tak Langsung

Demokrasi tak langsung lebih bersifat terbatas. Artinya, dalam pelaksanaan demokrasi ini rakyat tidak bisa secara langsung menyampaikan pendapatnya. Melainkan harus melalui wakil rakyat yang telah dipilih atau dikirimkan untuk menyampaikan kepada pusat. Wakil rakyat menjadi perantara utama dari lidah rakyat. (baca juga : Fungsi MPRFungsi Pokok Pancasila)

Sponsors Link

2. Bentuk sistem demokrasi berdasarkan fokus perhatian

  • Demokrasi Formal

Demokrasi formal bercirikan sistem demokrasi lebih memerhatikan bidang politik tanpa memengaruhi ekonomi. Artinya, keputusan politik yang diambil pada sistem demokrasi ini tidak akan mengurangi kesenjangan ekonomi.

  • Demokrasi Material

Berbeda dengan demokrasi formal, sistem demokrasi material justru mengutamakan ekonomi sebagai fokus perhatian. Permasalahan ekonomi yang terjadi di negara lebih menjadi primadona untuk diperbincangkan dan diambil kebijakan tanpa mengurangi kesenjangan politik.

  • Demokrasi Campuran

Dikatakan demokrasi campuran atau gabungan karena kedua fokus perhatian baik politik maupun ekonomi diperhatikan secara seimbang. Keduanya dihargai sama rata untuk menjadi perhatian. Sistem inilah yang dijalankan di Indonesia.

3. Bentuk sistem demokrasi berdasarkan ideologi

  • Liberal

Demokrasi liberal diartikan sebagai sistem demokrasi yang berdasar pada hak setiap individu dalam suatu negara. Hal ini berarti setiap individu mempunyai hak dalam demokrasi. Pemerintah tidak berwenang dalam kehidupan masyarakatnya yang berarti kekuasaan pemerintah dibatasi. Demokrasi liberal sering disebut demokrasi konstitusi dikarenakan kekuasaannya yang terbatas akibat adanya konstitusi.

  • Komunis

Demokrasi komunis adalah demokrasi yang berdasar pada hak pemerintah yang berwenang dalam sebuah negara. Demokrasi komunis bersebrangan dengan demokrasi liberal karena kekuasaan tertinggi berada di tangan pemerintah dengan tidak terbatas.

  • Pancasila

Demokrasi Pancasila adalah bentuk demokrasi yang dianut di Indonesia. Demokrasi Pancasila sepenuhnya berpegang pada nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara di Indonesia.

Sponsors Link

Kelebihan Dan Kekurangan Sistem Politik Demokrasi

Bentuk demokrasi di masing- masing negara berbeda- beda sejalan dengan peraturan dan budaya yang berlaku di suatu negara. Pelaksanaan sistem demokrasi tersebut juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Beberapa kelebihan dan kekurangan sistem politik demokrasi akan dipaparkan pada uraian berikut

Kelebihan Sistem Demokrasi

  • Mencegah monopoli kekuasaan
  • Kesetaraan hak warga negara
  • Pemegang kekuasaan dipilih oleh rakyat

Kekurangan sistem demokrasi

  • Fokus pemerintah menurun seiring pelaksanaan pemilu
  • Kepercayaan rakyat mudah diintervensi media
  • Dikarenakan pengetahuan politik yang berbeda tiap individu, maka kesetaraan hak antar warga negara dinilai tidak tepat.

Artikel terkait : Ciri Ciri Negara DemokrasiMakna Persamaan Warga Negara

Demikian artikel membahas mengenai sistem politik demokrasi dan ciri-cirinya. Semoga bermanfaat

Ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , , ,
Post Date: Thursday 12th, January 2017 / 05:08 Oleh :
Kategori : Politik