5 Tujuan Pemberontakan PKI Madiun 1948 di Indonesia

Partai Komunis Indonesia (PKI) adalah partai revolusioner bercita-cita terbesar di dunia dengan tiga setengah juta anggota. Enam bulan kemudian telah dihancurkan secara efektif dan hingga satu juta orang terbaring mati. Namun ini bukan pertama kalinya PKI dihancurkan. Tiga kali dalam lima puluh tahun PKI bangkit dan tiga kali hancur yang paling mengerikan dan tragis dari semua yang mengikuti peristiwa 30 September 1965. Kenapa ini terjadi? Artikel ini akan mencoba menjawab pertanyaan itu dan dengan begitu fokus pada sejumlah tema dasar dan pertanyaan teoretis yang muncul kembali sepanjang sejarah Partai.

Di Indonesia ide-ide Marxisme telah berjalan melalui sejarah gerakan kelas pekerja seperti tulang punggung. Dan terlepas dari semua pembunuhan, semua penyiksaan, semua penjara dan semua penindasan, Anda tidak dapat membunuh ide. Namun pada saat yang sama ide-ide itu telah mengalami distorsi puluhan tahun Stalinis, beberapa di antaranya masih tetap ada. Teori politik sangat penting, tetapi tidak untuk kepentingannya sendiri. Inti dari teori adalah bahwa ini adalah panduan untuk bertindak.

Tahun-tahun Awal Lahirnya PKI

Gerakan komunis di Indonesia berasal dari sumber yang tidak biasa. Setahun sebelum Perang Dunia Pertama, angin pemberontakan bertiup melalui Jawa. Di antara para kolonialis Belanda ada alarm yang tersebar luas. Perkembangan yang signifikan adalah penyebaran gerakan demokratik revolusioner ke Hindia Belanda nama kolonial lama untuk Indonesia. Partai-partai dan perserikatan dibentuk dengan kecepatan luar biasa. Pemerintah melarang mereka, sehingga hanya mengipasi kebencian dan mempercepat pertumbuhan gerakan.

Kolonialisme Belanda itu ganas. Seorang Polinesia yang diangkut ke suatu adegan aktivitas Jawa konvensional akan segera percaya dengan hal-hal terburuk yang para misionaris telah ceritakan kepadanya tentang neraka”. Begitu besar eksploitasi massa Indonesia yang menjadi bagian utama pembentukan modal sosial Belanda pada abad ke-19 dibiayai oleh kekayaan yang diekstraksi dari Indonesia. Namun bagi orang Indonesia sendiri, standar hidup entah stagnan atau menurun.

Lahirnya Gerakan Pemberontakan PKI

Jalan utama pertama PKI di Jawa, yang dibangun oleh komando gubernur Belanda, Daendels, juga dibangun oleh kerja paksa dan mereka yang gagal menyelesaikan kuota jalan mereka yang dialokasikan tepat waktu dengan cepat digantung. Namun jauh dari hanya menerima situasi, ada pemberontakan melawan Belanda di seluruh periode kolonial dan kontrol langsung oleh Belanda, di luar pulau Jawa, tidak tercapai sampai memasuki abad kedua puluh. Sejak kedatangan orang Eropa mereka (orang Jawa) telah mengabaikan tidak ada kesempatan untuk mendapatkan kembali kemerdekaan mereka. Tetapi pemberontakan selalu berada di tingkat lokal atau regional.

Pada tahun 1911 gerakan politik massa pertama di negara yang ada dalam skala nasional, Sarekat Islam, dibentuk. Didirikan pada awalnya untuk melindungi kepentingan pedagang batik Jawa dari persaingan oleh pedagang Cina Hindia Belanda, dengan cepat menjadi titik tumpu ketidakpuasan, menyebar dari kelas komersial perkotaan ke penduduk miskin di kota-kota dan ke daerah pedesaan, di bawah kepemimpinan Umar Kata Tjokroaminoto. Pada sekitar waktu yang sama, seorang mantan pegawai serikat kereta api Belanda, Henk Sneevliet, datang ke Indonesia untuk mencari pekerjaan, yang telah masuk daftar hitam di Belanda. Atas inisiatifnya, Asosiasi Sosial Demokrat Indonesia (ISDV) didirikan pada tahun 1914.

Dari enam puluh anggota asli, jumlah mereka bertambah menjadi delapan puluh lima pada tahun berikutnya dan mereka mulai menghasilkan kertas  tetapi dalam bahasa Belanda. Ini karena sebagian besar anggota ISDV adalah orang Belanda dan meskipun fakta bahwa kemiskinan meningkat, mereka tidak menjangkau massa Indonesia. Pada saat ini, sebaliknya Sarekat Islam, sebuah gerakan daripada sebuah partai dan memiliki ribuan pengikut. Dengan demikian ISDV memutuskan untuk mengarahkan pekerjaan mereka ke arah itu, dan dari sumber inilah generasi pertama kaum Marxis Indonesia direkrut. Pemerintah segera mengatur tentang penuntutan Sneevliet dan berusaha untuk menekan diskusi tentang pemberontakan, yang pasti memiliki efek yang berlawanan dan segera semua orang berbicara tentang revolusi Rusia.


Peristiwa Pemberontakan PKI Madiun

Peristiwa Madiun , pemberontakan komunis terhadap pemerintah Hatta-Sukarno Indonesia , yang berasal dari Madiun, sebuah kota di Jawa Timur, pada bulan September 1948. ThePartai Komunis Indonesia (PKI) telah dinyatakan ilegal oleh Belanda setelah pemberontakan pada tahun 1926–2727; secara resmi didirikan kembali pada 21 Oktober 1945, ketika Indonesia merdeka diproklamirkan setelah Perang Dunia II. Komunis melanjutkan kegiatan politik, dan beberapa pemimpin mereka memegang posisi tinggi di pemerintahan republik yang baru. Pada bulan Januari 1948 pemerintah sayap kiri digantikan oleh satu yang dipimpin oleh Mohammad Hatta .

Pemerintah Hatta berencana untuk mendemobilisasikan unit-unit gerilya tersebut di bawah kendali komunis. Komunis menentang program tersebut; PKI mempropagandakan pembentukan front nasional komunis dan menyarankan unit-unit bersenjata untuk menantang demobilisasi. PKI juga mengkritik konsesi pemerintah republikkepada Belanda dalam Perjanjian Renville (17 Januari 1948). Sementara para pemimpin komunis sedang melakukan propaganda , seorang komandan komunis lokal di Madiun mengambil inisiatif pada 18 September 1948, dan merebut kekuasaan di Madiun. Para pemimpin komunis, yang terkejut, terperangkap oleh propaganda mereka sendiri dan tidak punya alternatif selain mendukung pemberontakan. Pemerintahan Hatta-Soekarno mengambil tindakan tegas. Pemberontakan itu diputus dalam waktu tiga bulan, dan sebagian besar pemimpin PKI dibunuh atau dipenjarakan.

Tujuan Pemberontakan PKI Madiun

Ada baberapa hal yang mendorong timbulnya pemberontakan oleh para penganut dan pengikut PKI tersebut. Karena ini terjadi setelah pemerintahan di Indonesia terbentuk dan sepertinya mereka tidak menginginkan tata cara pemerintahan tersebut. Berikut tujuan pmeberontakan PKI Madiun:

1. Mengganti Dasar Negara

Kita semua tahu bahwasanya dasar negara Indonesia adalah Pancasila, sedangkan PKI menginginkan dasar negara yang berbeda yaitu komunisme. Dimana ini akan menganti semua hal yang diberlakukan di Indonesia dengan sebuah kebebasan yang mengancam banyak rakyat yang tak bersalah. Negara dan dasar komunis yang mereka perjuangkan adalah sesuatu yang memuja pada kekuatan dan kekuasaan. jadi siapapun yang berkuasa dan memiliki kekuatan akan berjaya dan dihargai kala itu.

2. Membentuk Negara Republik Soviet Indonesia

Pemberontakan yang diketuai oleh Muso beserta pasukannya di dalam nama PKI adalah hal yang dilakukan untuk mendapatkan negara republik soviet indonesia tersebut. Dimana negara yang akan dibentuk oleh mereka ini akan menjadi negara yang pro terhadap komunis dan soviet.  Karena ini akan mengancam kedaulatan negara Indonesia maka presiden Sukarno yang memerintah kala itu menolak rancangan mereka dan ini dikarenakan ideologi dan sistem pemerintahan di Indonesia bukanlah sistem komunis.

3. Mempengaruhi Petani dan Buruh

Seperti yang tercatat pada sejarah bahwasanya PKI terdiri dari banyaknya buruh dan para petani. Pemimoin mereka kala itu menghimbau para buruh dna petani untuk bekerja sama dan melakukan pemberontakan. Bahkan tak heran ada banyak hal aneh yang terjadi kala itu seperti berhentinya para buruh dan para petani yang mogok kerja. Ini merupakan hal yang memang menjadi keinginan oleh para pemimpin pku yang mendominasi sebagian wilayah di Indonesia.

4. Melakukan Kekejaman

Tidanakan komunis yang dilkakukan oleh apra antek antek PKI tidak hanya berniat memberontak dan melakukan pemaksaan terhadap lahirnya aliran komunisme. Namun mereka juga melakukan tindakan kekerasan yang tentu saja tidak baik dan merugikan banyak pihak. Mereka melakukan tindakan semena-mena ini atas dasar kesadaran dan keinginan yang tidak lagi bergantung pada hukum apapun. Oleh karena itulah mengapa PKI sangat dilarang dan dibenci olehpemerintahan atas kegiatan semena-mena yang mereka lakukan.

5. Menghipun Banyak Massa

Kita tahu bahwasanya kala itu PKI sedang mencari dan menghimpun banyak sekali anggota untuk bergabung dan melakukan pemberontakan. Dengan ini tentunya akan sangat merugikan dan menakuti para pemerintah dan akan mengancam jalannya sistem pemerintahan kala itu.


Bahkan PKI dianggap sudah bisa menguasai para petani dan para buruh. Bahkan siapapun yang menentang dan menghambat pergerakan mereka akan diancam dimusnahkan atau dibunuh. Ini merupakan tindakan kekejaman dan semena mena yang sangat bertentangan dengan peradaban, HAM dan peraturan pemerintah Indonesia. Walaupun demikian, tetap saja PKI akan terus berdiri dan berhasil menghasut banyak pengikutnya yang lain.

Akhir Dari Pemberontakan PKI Madiun

Walaupun aksi kekejaman dan pemberontakan tersebut telah berlangsung dan bisa melukai banyak penduduk dan aparat yang menentang mereka. Pada akhirnya aksi tersebut bisa diredam dan dibubarkan. Apalagi setelah pemimpin mereka dikalahkan dan mereka akhirnya tidak lagi mampu berkutik dan menyatakan kalah atas apa yang telah mereka mulai sebelumnya. Karena pemberontakan PKI Madiun tersebut bisa akhirnya diredam oleh pemerintah Indonesia dengan cara membentuk dan mengirimkan sebuah unit khusus atau divisi Siliwangi.

Divisi Siliwangi memang sengaja dibentuk demi memberantas semua PKI dan semua anggota mereka harus dibubarkan. Kemudian divisi tersebut mengalami keberhasilan terbesar dengan meninggalnya Muso sang pemimpin PKI Madiun. Hanya saja dua orang petingga liannya yakni Adit dan Lukman tidak bisa ditangkap saat penertiban sedang berlangsung. Mereka berhasil melarikan diri dan PKI Madiun akhirnya menjadi sebuah goresan sejarah kelam di Indonesia. Ada banyak dampak kekerasan dan kekeajaman PKI yang membekas hingga sekarang. Bahkan anak cucu serta keponakan mereka tetap mendapati imbasnya karena dicap sebagai pembunuh dan penghianat oleh bergaam oknum dan masyarakat sekitar. Hingga sekarang kemungkinan lahirnya PKI masih ada.

, , ,




Post Date: Friday 07th, September 2018 / 06:30 Oleh :
Kategori : Sejarah