37 Contoh Implementasi Politik Dalam Berbagai Bidang Secara Lengkap

Politik adalah sebuah kata yang sangat sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Politik dan implementasi politik telah menjadi suatu hal yang perlu dipahami oleh kita semua sebagai warga negara yang baik. Namun, sayangnya contoh implementasi politik sering kita lewatkan begitu saja karena kita menganggapnya sebagai kewajiban pemerintah saja. Di artikel kali ini kita akan belajar lebih jauh mengenai politik dan contoh implementasi politik di berbagai bidang. Simak terus, ya!. Politik nasional didefinisikan sebagai asas, haluan, usaha serta kebijaksanaan negara tentang pembinaan, baik mulai dari perencanaan, pengembangan, pemeliharaan, hingga pengendalian, serta penggunaan kekuatan nasional untuk bisa mencapai tujuan nasional.

Politik nasional ini sangat erat kaitannya dengan strategi nasional karena untuk bisa mencapai tujuan nasional itu tentu dibutuhkan sebuah strategi, yang juga disebut sebagai strategi nasional. Strategi nasional itu sendiri adalah cara yang dibutuhkan untuk bisa melaksanakan politik nasional agar bisa mencapai sasaran yang telah ditetapkan oleh politik nasional. Dengan pengertian di atas, kita bisa memahami bahwa dalam politik nasional akan dibuat strategi nasional yang nantinya akan diimplementasikan dengan berbagai macam kegiatan yang menyangkut proses penentuan tujuan negara dan upaya mewujudkan tujuan tersebut.

Akan ada kegiatan pengambilan keputusan mengenai berbagai pilihan dan penyusunan skala prioritas dari tujuan yang telah ditentukan. Maka, akan ada kebijakan umum yang dibuat untuk bisa mengatur dan membagi atau mengalokasikan sumber daya yang ada. Semua ini merupakan implementasi politik yang akan diterapkan di berbagai bidang, seperti bidang hukum, ekonomi, pertahanan, dan lain sebagainya. Contoh implementasi politik di berbagai bidang sekaligus strategi nasional untuk mencapainya adalah sebagai berikut:

Contoh Implementasi Politik di Bidang Hukum

  1. Mengembangkan budaya hukum di segala lapisan masyarakat. Tujuan dari hal ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap hukum yang berlaku dengan cara meningkatkan wawasan kebangsaan dalam kerangka supremasi hukum dan tegaknya negara hukum.
  2. Menegakkan hukum secara konsisten dan adil untuk bisa memberi kepastian hukum ke seluruh masyarakat serta menciptakan keadilan dan menjaga hak asasi manusia.
  3. Meningkatkan integritas dan profesionalitas seluruh aparat penegak hukum. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di Indonesia. Untuk itu, dibutuhkan peningkatan kesejahteraan, pendidikan, serta dukungan sarana dan prasarana dan juga pengawasan yang efektif.
  4. Menyelenggarakan proses hukum yang cepat, mudah, murah, terbuka dan bebas dari korupsi dan nepotisme. Prinsip keadilan dan kebenaran harus dijunjung tinggi serta tidak pandang bulu dalam penegakan hukum, termasuk dalam upaya pemberantasan korupsi yang banyak dilakukan oleh pejabat negara.
  5. Mengembangkan peraturan dan undang-undang terkait bidang perekonomian agar lebih mendukung turutnya negara dalam era perdagangan bebas tanpa merugikan kepentingan nasional.
  6. Memastikan lembaga peradilan untuk tetap mandiri, objektif dan bebas dari pengaruh orang atau kelompok manapun.
  7. Menata sistem hukum nasional secara menyeluruh dan terpadu serta tetap mengakui dan menghormati hukum agama dan hukum adat.

Contoh Implementasi Politik di Bidang Ekonomi

  1. Meningkatkan pengetahuan, penguasaan, pengembangan serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi oleh sumber daya manusia negeri sendiri untuk bisa mengembangkan dunia usaha, terutama usaha kecil, menengah dan koperasi lokal agar bisa lebih bersaing dengan produk lain dari luar negeri di tengah dampak globalisasi terhadap perekonomian negara.
  2. Mengembangkan sistem ekonomi kerakyatan yang tumpuannya pada pasar yang berkeadilan dengan persaingan yang sehat, nilai-nilai keadilan, kepentingan sosial, kualitas hidup dan pembangunan yang berkelanjutan serta memperhatikan pertumbuhan ekonomi. Tujuannya adalah untuk bisa melindungi hak-hak konsumen sekaligus memberi kesempatan usaha dan bekerja yang sama bagi seluruh rakyat.
  3. Mempercepat pemulihan ekonomi untuk bisa meningkatkan sektor riil terutama di tingkat usaha kecil menengah dan koperasi. Tujuan ini bisa dicapai dengan mengendalikan laju inflasi, menjaga kestabilan kurs mata uang dan menjaga suku bunga wajar serta menyediakan likuiditas sesuai kebutuhan.
  4. Menjaga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar tetap sehat dengan meminimalisir defisit anggaran melalui peningkatan disiplin anggaran, mengurangi subsidi dan hutang luar negeri secara bertahap, meningkatkan penerimaan pajak progresif yang adil dan jujur dan menghemat pengeluaran.
  5. Mendukung perkembangan perekonomian yang berorientasi global dengan mengikuti perkembangan teknologi dengan menonjolkan keunggulan setiap daerah.
  6. Meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan memastikan didapatnya kehidupan yang layak berdasarkan asas kemanusiaan yang adil.
  7. Mengoptimalkan peranan pemerintah untuk menjaga persaingan yang terjadi di pasar.

Contoh Implementasi Politik di Bidang Politik

  1. Memperkuat dan menjaga keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang memegang teguh bhineka tunggal ika. Untuk itu perlu dilakukan upaya rekonsiliasi nasional sesuai Undang-Undang untuk menyelesaikan segala masalah yang mendesak dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
  2. Meningkatkan fungsi Majelis Permusyawaratan Rakyat dan lembaga-lembaga tinggi negara lainnya juga menegaskan wewenang dan tanggung jawab dengan berprinsip pada pemisahan kekuasaan dan memperjelas hubungan antara lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif.
  3. Meningkatkan sistem politik nasional yang berdasarkan demokrasi dan keterbukaan, menghormati keberagaman aspirasi politik serta mengembangkan sistem penyelenggaraan pemilu yang demokratis berdasarkan undang-undang tentang pemilu dengan menyempurnakan berbagai peraturan undang-undang di bidang politik.
  4. Meningkatkan pendidikan politik secara intensif dan komprehensif untuk membuat budaya demokrasi lebih berkembang serta membuat masyarakat lebih bisa menghormati keberagaman aspirasi dan menjunjung tinggi supremasi hukum dan hak asasi manusia berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 dan Pancasila. Dalam hal ini, budaya demokrasi dijadikan sebagai budaya politik yang berkembang di indonesia.
  5. Memastikan penyelenggaraan pemilu yang lebih berkualitas dengan partisipasi politik rakyat yang luas atas dasar demokrasi, langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil dan beradab. Pemilu perlu dilaksanakan oleh badan penyelenggara yang independen.
  6. Mensosialisasikan dan menerapkan prinsip kesamaan dan melarang sikap diskriminatif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Contoh Implementasi Politik di Bidang Pertahanan dan Keamanan

  1. Menjaga kualitas dan meningkatkan profesionalitas Tentara Nasional Indonesia, serta meningkatkan kekuatan pertahanan keamanan negara hingga ke wilayah-wilayah pelosok dengan memberinya sarana, prasarana dan anggaran yang memadai.
  2. Memperluas dan meningkatkan kualitas pada kerjasama antar negara di bidang pertahanan dan keamanan untuk bisa menjaga stabilitas keamanan regional dan ikut berperan dalam pemeliharaan perdamaian dunia.
  3. Mengatur kembali Tentara Nasional Indonesia sebagai alat perlindungan dan pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari segala ancaman yang bisa membahayakan keutuhan negara dengan tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia dan memberikan baktinya dalam menyelenggarakan pembangunan negara.

Contoh Implementasi Politik di Bidang Komunikasi, Informasi dan Media Massa

  1. Memaksimalkan manfaat dari teknologi komunikasi dan informasi untuk kepentingan masyarakat luas.
  2. Meningkatkan kualitas komunikasi di berbagai bidang, dengan mencegah adanya penyebaran berita bohong, meminimalisir terjadinya misskomunikasi dan menjaga keterbukaan informasi.
  3. Menjaga kebebasan pers yang bertanggung jawab.

Contoh Implementasi Politik di Bidang Pendidikan

  1. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta profesionalisme para tenaga pendidik.
  2. Meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik.
  3. Memperbarui sistem pendidikan dan selalu mengikuti perkembangan dunia pendidikan untuk menjaga kualitas pendidikan sesuai dengan kemajuan zaman.
  4. Menjaga, mengevaluasi dan selalu meningkatkan kualitas lembaga pendidikan untuk bisa mencetak peserta didik yang berkualitas.

Contoh Implementasi Politik di Bidang Sosial dan Budaya

  1. Menjaga kelestarian kebudayaan nasional dan daerah
  2. Mencoba menggali nilai-nilai kebudayaan nasional dan daerah untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mengamalkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.
  3. Meningkatkan rasa toleransi dan kebersamaan di tengah keberagaman kebudayaan yang ada di Indonesia. Fungsi toleransi dalam kehidupan di Indonesia sangat penting mengingat begitu beragamnya kebudayaan, agama dan tradisi yang ada di negara kita.

Melihat contoh-contoh implementasi politik di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa politik bisa mencakup begitu banyak kegiatan dan bidang yang berkaitan dengan tujuan sistem negara yang ada dan upaya-upaya dalam proses penentuan tujuan sistem negara tersebut, serta bagaimana cara mencapai tujuan itu. Politik dan strategi nasional itu dituangkan dalam bentuk Garis Besar Haluan Negara (GBHN) yang ditetapkan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), dimana pelaksanaannya ada pada tanggung jawab presiden sebagai mandataris MPR. Untuk itu, pemerintahan harus bersih, bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme agar tujuan dan cita-cita negara dapat tercapai. Maka, penyelenggaraan pemerintahan harus dilakukan oleh aparat pemerintah bersama-sama dengan seluruh warga negara dengan karakter sebagai berikut:

  1. Memiliki rasa iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai nilai utama yang menjadi pegangan secara spiritual, moral, dan etika dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
  2. Memiliki semangat kekeluargaan yang di dalamnya diisi dengan semangat kebersamaan, gotong royong, persatuan dan kesatuan, melalui musyawarah untuk mencapai mufakat untuk kepentingan bersama.
  3. Merasa percaya diri akan kemampuannya sendiri yang diperkuat dengan kepribadian bangsa untuk bisa meraih masa depan yang cerah.
  4. Memiliki kesadaran, kepatuhan, ketaatan pada hukum. Oleh karena itu, pemerintah memiliki kewajiban untuk menegakkan dan memberi jaminan kepastian hukum.
  5. Memiliki pengendalian diri untuk menjaga keseimbangan, keserasian dan keselarasan di berbagai kepentingan bersama.
  6. Bermental kuat dan memiliki jiwa, tekad dan semangat untuk menjaga kedisiplinan dan etos kerja yang tinggi dengan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun golongan. Hal ini bertujuan untuk menciptakan kesadaran cinta tanah air dalam rangka bela negara secara non-fisik.
  7. Menjaga nilai-nilai agama dan nilai-nilai luhur kebudayaan bangsa dalam meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga memiliki daya saing tingkat global. Dengan demikian, negara bisa menjadi dikenal di tingkat global dengan tetap menjaga identitas nasional.

Mengetahui contoh implementasi politik di atas, kini kita bisa lebih ikut berperan dalam usaha pencapaian cita-cita bangsa dan negara untuk menjadi bangsa dan negara yang lebih baik. Demikian pembahasan mengenai contoh implementasi politik. Semoga artikel ini bermanfaat, ya!

, , , ,




Oleh :
Kategori : Politik