4 Contoh Pancasila Sebagai Paradigma Ketahanan Sosial Di Indonesia

Pembangunan nasional di Indonesia bertujuan pada usaha untuk mencapai beberapa hal sesuai yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945, yakni dengan upaya menjaga keutuhan NKRI, melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut menegakkan ketertiban dunia berdasarkan perdamaian abadi dan keadilan sosial. Pembangunan nasional salah satunya terkait ketahanan sosial memegang peranan penting guna mengamankannya. Seturut itu pembangunan nasional mempunyai nilai meningkatkan nilai tambah disegala bidang kehidupan.

Sehingga ketahanan sosial harus bisa mengemban nilai tersebut, yang berarti harus juga bisa memakai Pancasila sebagai paradigmanya. Ketahanan sosial dalam hal perkembangannya harus menjamin tentang pertahanan dan keamanan. Dalam kekiniannya, aspek keamanan suatu negara tidak hanya terletak pada fungsi militer, tetapi keamanan lebih luas dan meliputi berbagai faktor seperti politik, ekonomi, kebudayaan, dan sebagainya. Berarti akan juga mempengaruhi tentang ketahanan sosial masyarakat Indonesia. Maka dari itu, beberapa hal di atas menjadi satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, sehingga pelaksanaan contoh Pancasila sebagai paradigma pembangunan untuk ketahanan sosial akan terwujud dengan cara berikut, yakni :

  1. Penegakan hukum dan ketertiban (law and order) akan terjamin dengan baik.
  2. Sosial secara menyeluruh akan terjamin kesejahteraan dan kemakmuran (welfare and prosperity)
  3. Pertahanan negara (deffence of the country) terselenggara sesuai dengan yang dikehendaki bersama.
  4. Keadilan hukum dan sosial (juridical and social justice) terwujud sesuai dengan nilai kandungan Pancasila.
  5. Freedom of the people atau kebebasan rakyat akan terjamin sehingga Indonesia tidak menjadi negara yang otoriter tetapi menjalankan asas demokrasi dengan melibatkan contoh partisipasi masyarakat.

Contoh Pancasila Sebagai Paradigma Ketahanan Sosial

Masyarakat Indonesia yang ingin berkembang maka harus dijamin ketahanan dan keamanannya. Hal ini agar terciptanya masyarakat hukum yang sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Untuk melihat contoh tentang Pancasila sebagai paradigma ketahanan sosial adalah sebagai berikut :

  1. Sila pertama dan kedua bisa dilihat dari pemberian negara terhadap jaminan masyarakat untuk menganut kepercayaannya masing-masing yang tetap berasaskan Ketuhanan Yang Maha Esa. Maka dari itu kemanusiaan yang adil dan beradab akan juga tercapai seiring jaminan untuk bebas dalam berekspresi. Sehingga pemberian hak istimewa terhadap kelompok tertentu tidak terjadi, karena akan menimbulkan rasa tidak adil dan akan menyebabkan kecemburuan sosial.
  2. Sila ketiga tergambar dari persatuan Indonesia yang menjamin hak dasar persamaan derajat serta kebebasan kemanusiaan. Sesuai fungsi ciri ideologi Pancasila, negara harus hadir disaat persatuan terancam, seperti perseteruan antar suku yang tidak berujung damai.
  3. Sila keempat, pembangunan ketahanan sosial jika menemukan masalah harus berasaskan pemusyawaratan dan perwakilan. Sehingga jalan keluar yang dipilih merupakan kesepakatan bersama yang bisa diikuti secara menyeluruh. Hal itu terjadi, tidak akan tercipta ketimpangan dalam bermasyarakat.
  4. Sila kelima tergambar jelas pemberian negara yang adil sehingga tercipta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Sehingga masyarakat bisa keadilan hidup diterima oleh masyarakat dari semua lapisan karena implementasi Pancasila dalam kehidupan sehari-hari terwujud. Tidak adanya tebang pilih saat proses peradilan, merupakan kunci untuk ketahanan sosial tercipta.
, , , ,




Oleh :
Kategori : Negara