3 Contoh Sistem Hukum Anglo Saxon Dan Penjelasannya

Sistem hukum anglo saxon merupakan salah satu sistem hukum tertua dan paling banyak digunakan di dunia hingga saat ini. Sistem hukum ini lahir dari daratan Inggris dan berkembang hingga ke Amerika. Kamu masih bisa menemui beberapa contoh ajaran sistem hukum anglo saxon dalam tatanan hukum saat ini. Berbagai contoh sistem hukum anglo saxon dalam penerapan sistem hukum negara di dunia adalah:

  • Hukum Tidak Tertulis

Hukum tidak tertulis yang diterapkan di suatu wilayah merupakan salah satu contoh sistem hukum anglo saxon. Hukum anglo saxon cenderung lebih mengutamakan kebiasaan dan dinamika yang terjadi di masyarakat. Beberapa bagian dari hukum ini tidak ditulis, sehingga dapat berubah mengikuti perkembangan zaman.

Hukum anglo saxon sangat fleksibel dan dapat dengan mudah berubah sesuai dengan perubahan yang terjadi pada dunia. Salah satu contoh sistem hukum anglo saxon di Indonesia adalah asas hukum adat yang tidak dibuat dalam aturan tertulis.

  • Hukum Hasil Keputusan Hakim

Contoh sistem hukum anglo saxon juga dapat kamu lihat pada hukum hasil keputusan hakim di suatu pengadilan. Banyaknya perbedaan konstitusi tertulis dan tidak tertulis membuat sistem hukum anglo saxon menggunakan keduanya. Selain bersumber dari peraturan tidak tertulis, sumber hukum di sistem hukum anglo saxon juga berasal dari putusan hakim dalam bentuk tertulis.

Hakim memiliki kekuatan yang sangat luas di negara anglo saxon. Hakim merupakan pihak yang memiliki wewenang untuk menetapkan peraturan hukum, menafsirkan peraturan hukum, dan membentuk tatanan kehidupan di masyarakat. Pembentukan peraturan hukum melalui juriprudensi (keputusan hakim) dinilai menjadi cara terbaik.

Cara ini dapat menciptakan keadilan dan dimanfaatkan yang merata pada masyarakat. Hakim bisa membentuk hukuman baru bagi perkara sejenis yang sebelumnya sudah memiliki penyelesaian hukum. Produk hukum yang dapat dibentuk oleh hakim berupa asas hukum tata negara, hukum keuangan negara, landasan hukum APBN, dan berbagai produk hukum lainnya di negara tersebut.

  • Juri Pada Peradilan

Adanya juri pada peradilan dan pengadilan juga menjadi contoh sistem hukum anglo saxon yang diterapkan di dunia. Selain hakim, keberadaan juri dalam pengadilan juga menjadi hal penting dalam sistem hukum anglo saxon. Juri bisa menentukan seorang terdakwa bersalah atau tidak bersalah.

Juri ini terdiri dari beberapa orang sipil yang memiliki ilmu dan kemampuan untuk menilai perkara yang sedang disidangkan. Selama proses persidangan, juri akan melakukan pemeriksaan terhadap terdakwa. Dengan sistem juri, hakim tidak bisa mengambil keputusan yang berbeda dengan juri.

Misalnya, juri sudah menentukan bahwa terdakwa bersalah, maka hakim tidak bisa menyatakan bahwa terdakwa tidak bersalah. Jika juri sudah menyatakan terdakwa bersalah hakim hanya memiliki wewenang untuk menentukan lama hukuman atau jenis hukuman yang akan diterima oleh terdakwa.


Itulah beberapa contoh sistem hukum anglo saxon yang bisa anda temui di berbagai belahan dunia. Indonesia merupakan salah satu negara yang menerapkan sistem hukum ini. Hukum anglo saxon menjadi salah satu dasar hukum mahkamah konstitusi Indonesia. Namun, sesuai dengan prinsip rule of law di Indonesia sistem hukum anglo saxon dipadukan dengan sistem hukum Eropa kontinental.

, , , ,




Oleh :
Kategori : Hukum