4 Negara yang Menganut Ideologi Anarkisme yang Wajib Anda Ketahui

Dari masa lalu hingga sekarang ini banyak sekali macam-macam ideologi di dunia, hal ini tentunya karena faktor pemerintahan setiap negara berbeda-beda, sehingga menciptakan sebuah ideologi baru. Akan tetapi hingga saat ini setidaknya terdapat beberapa ideologi yang cukup terkenal dipenjuru dunia, diantaranya ideologi liberalisme, demokrasi, kapitalisme dan anarkisme.

Apa itu Ideologi Anarkisme?

Ideologi anarkisme merupakan suatu paham pikiran yang mempercayai bahwa segala bentuk pemerintahan, negara beserta dengan kekuasaannya adalah lembaga yang secara perlahan-lahan akan menciptakan penindasan dalam kehidupan bermasyarakat. Maka dari itu, negara beserta pemerintahan dan segala jenis perangkatnya harus dihilangkan, agar masyarakat yang hidup dalam negara tersebut merasa bebas. Dalam berbagai sektor pemerintahan seperti politik, ekonomi dan administratif, anarki memiliki arti koordinasi dan pengelolaan tanpa adanya aturan birokrasi yang dapat didefinisikan secara luas.

Ciri-ciri ideologi anarkisme adalah masyarakatnya menginginkan sebuah sistem yang terbebas dari monopoli kekuasaan dan ingin menciptakan perdamaian dengan kebebasan yang tidak terikat oleh hukum dan peraturan dalam negara tersebut. Secara singkat, dapat dikatakan bahwa anarkisme merupakan sebuah sistem sosial yang didalamnya tidak ada ikatan antara pemerintah dengan masyarakatnya.

Ideologi di setiap negara seiring berjalannya waktu tentunya berkembang. Perkembangan ini tentunya dapat menghapus ideologi lama dan memunculkan ideologi baru. Berikut ini adalah beberapa contoh negara yang menganut ideologi anarkisme di masa lalu.

  • Afghanistan

Negara Afghanistan merupakan negara yang hingga saat ini masih terjadi beberapa polemik yang cukup mengundang perhatian seluruh negara di dunia. Kita ketahui bahwa negara ini lokasinya sangat strategis, sehingga sejak dari dulu menjadi perebutan bagi negara-negara lain, hal ini terkadang sering disebut sebagai penyebab sengketa internatsional. Padahal, negara ini bisa kita katakan miskin dan sulit berkembang. Keadaan inilah yang membuat Afghanistan kemudian menganut ideologi anarkisme karena tidak percaya kepada pemerintah manapun untuk memajukan dan mensejahterakan mereka.

  • Rusia

Negara Rusia sepertinya sudah tidak asing lagi di telinga kita. Bahkan, sejarah masa lalu negara ini sering kita dengar terjadi banyak kasus yang berkaitan dengan anarkisme. Ya memang hal tersebut benar adanya. Di Rusia ternyata gangster lebih banyak dibandingkan polisi. Kasus pembunuhan, penganiyayaan, pencurian, dan lain sebagainya marak terjadi di Rusia. Bahkan, sangat sedikit orang yang ingin menjadi petugas keamanan, karena mayoritas masyarakatnya memegang teguh ideologi anarkisme pada saat itu.

  • Somalia

Negara Somalia juga menganut ideologi anarkisme. Hal ini disebabkan oleh gagalnya pemerintah dalam memimpin rakyatnya. Selain itu, terjadi pula kasus korupsi yang menyebabkan pemerintahan menjadi tidak sejalan sebagaimana mestinya. Adanya korupsi tersebut merupakan faktor penyebab konflik sosial. Sejak saat itu, masyarakat Somalia menganggap diri mereka sebagai Republik Merdeka Somaliland yang artinya rakyat yang merdeka akan kebebasan yang didapatkan. Hingga sekitar tahun 2006, Etiopia pernah mencoba menyerang tentara Somalia dan berakhir dengan pertumpahan darah yang menyebabkan banyak korban tewas.

  • Irak

Negara Irak memang terkenal akan cadangan minyak yang banyak sekali. Akan tetapi, negara ini sangatlah kacau. Sistem pemerintahannya sangat tidak jelas pada saat itu, seringkali terjadi kekerasan bahkan keputusasaan dalam kehidupan dan kemudian membuat sebagian besar warganya kemudian menganut ideologi anarkisme. Hingga pada tahun 2003, AS berusaha menduduki Irak yang kemudian menyebabkan terjadinya perang saudara dan menjatuhkan banyak korban dari penduduk sipil. Sejak saat itu, kasus penculikan dan pembunuhan hampir terjadi setiap hari dengan frekuensi yang tidak sedikit. Sangat mengerikan memang bagi negara yang sebenarnya memiliki potensi untuk dikembangkan lebih baik.

Sudut lain Ideologi Anarkisme

Beberapa negara yang menganut ideologi anarkisme ternyata memiliki pandangan yang berbeda-beda dalam mengartikan anarkisme sendiri. Secara umum, pandangan tentang anarkisme terbagi menjadi 4 macam, yaitu:

  • Anarkisme Kolektif

Paham anarkisme yang doktrin utamanya adalah menghapus segala hal yang memiliki hubungan dengan negara serta hak miliki pribadi terhadap sarana produksi, mereka akan menolak hak milik secara kolektif terhadap suatu kelompok tertentu. Dalam memproduksi sesuatu, mereka (para buruh) akan dibayar sesuai dengan kualitas yang dihasilkan dan kuantitas kerja mereka yang dapat ditinjau dari waktu kerja mereka, bukan dari keinginan orang yang memberi mereka pekerjaan.

  • Anarkisme Komunis

Merupakan paham anarkis yang membuat masing-masing individu menjadi lebih bebas dalam mendapatkan hak dan kewajiban warga negara dalam produksi sesuai dengan kebutuhan sehari-hari. Paham ini membuat masing-masing individu maupun kelompok akan bekerjasama dalam produksi dan memiliki hak untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sesuai dengan keinginan mereka sendiri.

  • Anarkisme Sindikalisme

Paham sindikalisme adalah mereka yang memiliki solidaritas pekerja, memiliki aksi langsung dalam melakukan produksi dan manajemen yang mandiri terhadap buruh pekerja maupun individu.

  • Anarkisme Individualisme

Paham ini lebih mengacu terhadap kebebasan individu. Akan tetapi paham ini telah dicampurtangan oleh sistem demokrasi liberali, sehingga beberapa orang beranggapan bahwa yang menganut paham anarkisme individualisme merupakan anarkisme liberal.

Itulah contoh negara yang menganut ideologi di masa lalu, bahkan beberapa diantaranya masih menganut ideologi tersebut meskipun kini sangat sedikit yang menganut ideologi tersebut. Perubahan ideologi masing-masing negara biasanya memang tergantung dari pemerintahan yang dilakukan di negara tersebut dan menyesuaikan dengan kondisi yang terjadi. Bagi negara yang menganut ideologi anarkisme biasanya disebabkan karena pemimpin negara yang tidak benar atau memang sistem pemerintahannya yang membuat warga negaranya menjadi tidak nyaman.

, , , , ,




Oleh :
Kategori : Negara