Bahaya Globalisasi dan Modernisasi dan Pencegahannya

Globalisasi secara umum berarti proses persebaran unsur baru khususnya adalah di bidang informasi mencakup seluruh dunia baik itu lewat media cetak maupun elektronik.

Saluran yang memungkinkan terjadinya globalisasi antara lain adalah :

  • Lembaga keagamaan
  • Lembaga pendidikan dan ilmu pengetahuan
  • Lembaga perdagangan
  • Wisata mancanegara
  • Saluran komunikasi serta telekomunikasi internasional
  • Internet, dan lain sebagainya.

Ciri-ciri globalisasi :

  • Perubahan konsep ruang dan waktu. Dengan adanya globalisasi, ruang dan waktu semakin sempit, televisi, telepon, internet, semuanya membuat kita lebih mudah terhubung dengan orang di luar daerah atau bahkan di seluruh dunia. Komunikasi dapat dilakukan dengan cepat dan dalam waktu yang singkat.
  • Pasar serta produk ekonomi di negara satu dengan lain jadi saling tergantung yang merupakan akibat dari pertumbuhan perkembangan internasional.
  • Meningkatkan masalah di bidang krisis, lingkungan hidup, dan sebagainya
  • Memiliki pengalaman baru tentang budaya yang beraneka ragam seperti makanan dan pakaian.

Sedangkan modernisasi sendiri adalah adanya suatu perubahan dari yang semula merupakan masyarakat tradisional menjadi masyarakat yang modern. Salah satunya dilihat dari cara berpakaian. Adanya globalisasi dan modernisasi begitu berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat. Akan tetapi kita harus dapat menyaring mana yang baik dan cocok diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan mana yang tidak cocok. Seperti pemakaian alat komunikasi dan internet. Tentu keduanya sangat bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari akan tetapi, pemakaian juga tidak boleh berlebihan karena dampak negatif yang akan ditimbulkan olehnya. Terjadinya modernisasi dan globalisasi menimbulkan beberapa bahaya atau sebut saja dampak negatif dan tentu juga ada dampak positifnya sehingga bisa juga menciptakan penyebab terciptanya masyarakat majemuk dan multikultural.

Berikut adalah bahaya globalisasi dan modernisasi :

  1. Adanya globalisasi dan modernisasi menyebabkan masyarakat lebih konsumtif. Barang-barang kebutuhan masyarakat yang melimpah dengan beraneka macam bentuk dan jenisnya membuat orang-orang jadi tertarik dan beminat membeli barang yang ada atau mengkonsumsinya.
  2. Gaya hidup masyarakat yang berubah menjadi kebarat-baratan. Budaya barat yang masuk ke Indonesia dan memberi pengaruh pada kehidupan kita sehari-hari, tentunya ada yang cocok diterapkan dan ada pula yng negatif dan tidak dapat diterapkan. Akan tetapi karena gencarnya arus modernisasi dan globalisasi membuat semuanya jadi lebih terbuka. Masuknya budaya luar yang buruk dapat menggeser budaya asli. Beberapa contohnya antara lain adalah anak yang bersikap kurang hormat kepada orang yang lebih tua, kehidupan remaja yang kian lama, semakin bebas, dan sebagainya.
  3. Orang lebih individualistis. Dengan adanya teknologi yang telah maju, masyarakat jadi sangat mudah dalam melakukan segala hal tanpa perlu lagi bantuan orang lain. Akan tetapi hal ini terkadang membuat orang-orang jadi lupa bahwa manusia pada dasarnya merupakan makhluk sosial yang memiliki keterkaitan antara satu dengan yang lain dan harus hidup saling tolong menolong.
  4. Adanya kesenjangan sosial di masyarakat . Kesenjangan sosial adalah tingkat pertumbuhan ekonomi yang berbeda, terjadi di masyarakat yang tengah melakukan pembangunan atau modernisasi. Terjadinya kesenjangan sosial ini dikarenakan kesempatan dalam memperoleh sumber pendapatan atau dengan kata lain pekerjaan yang kurang. Berikut adalah beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya kesenjangan ekonomi Pendapatan per kapita yang turun, Pembangunan daerah yang tak merata, Mobilitas sosial rendah, Lingkungan alam yang tercemar. Lingkungan yang tercemar itu akibat ulah manusia sendiri. Mereka merusak alam tanpa mempedulikan dampak yang nantinya akan tejadi. Sebagai contoh adalah menguras air tanah tak terkendali dan pemberian pupuk buatan untuk tanaman yang mengakibatkan  tanaman jadi tidak sehat.
  5. Gaya hidup bebas dan glamor. Adanya globalisasi dan modernisasi membuat kehidupan semakin lama jadi semakin bebas dan glamor. Contohnya adalah para remaja yang gemar melakukan free sex, atau sering gonta ganti gadget untuk sekedar bergaya, membeli pakaian dan sepatu mahal buatan luar negeri, tapi malu memakai produk dalam negeri, dan lain sebagainya.
  6. Angka kriminalitas meningkat. Kriminalitas yang kebanyakan terjadi di kota-kota besar penyebabnya tentu saja karena kurang kepedulian antara orang satu dengan yang lainnya atau sikap individualis, gaya hidup konsumtif dan persaingan tinggi.
  7. Pergeseran sikap masyarakat yang merupakan akibat atau dampak negatif dari teknologi informasi yang berupa media cetak, internet, alat komunikasi, dan lain sebagainya.
  8. Mental cepat depresi dan stress mulai muncul yang disebabkan oleh ketidakmampuan mengikuti perkembangan teknologi baik komunikasi atau pun informasi.
  9. Posisi tawar negara berkembang yang tidak pernah mengalami kemenangan dan berdampak pada negara berkembang yang tidak dapat berkompetisi dengan negara maju dan kian terpuruk.

  10. Orientasi kehidupannya bukan lagi pada lingkungan, persahabatan, nilai kemanusiaan, akan tetapi pada nilai ekonomi.
  11. Budaya asli dari suatu daerah yang hilang karena tidak adanya hak paten atau tak dipatenkan. (baca : cara melestarikan budaya indonesia)
  12. Pemilik modal jadi lebih bebas dan leluasa untuk menanaman modal di seluruh penjuru dunia.
  13. Adanya kemajuan teknologi itu dapat dimanfaatkan untuk kejahatan dan melakukan perusakan baik itu di suatu daerah bahkan dunia dan hal tersebut memunculkan ketakutan tersendiri pada semua pihak yang terkait.

Dampak Positif dari Globalisasi dan Modernisasi

  • Tata nilai serta sikap yang berubah – Yang dimaksud adalah dengan adanya globalisasi dan modernisasi dapat mengubah pemikiran masyarakat yang semula irasional jadi rasional.
  • Kehidupan yang lebih baik – Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap pelengkapan komunikasi dan trasnportasi yang canggih, maka biasanya akan dibutuhkan tenaga kerja dalam jumlah besar. Dan ini artinya angka pengangguran akan berkurang serta taraf hidup mengalami kenaikan.
  • Perkembangan Iptek – Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi maka kegiatan masyarakat akan semakin dimudahkan dan pemikiran akan lebih maju.
  • Urbanisasi – Perpindahan penduduk dari desa menuju kota, dari pekerjaan bertani ke pekerjaan industri.
  • Daya tarik sosial – Yang dimaksud dengan daya tarik sosial di sini adalah harapan jika memperoleh kesuksesan dan beruntung mengadu nasib di kota besar, seseorang dapat hidup dengan lebih baik. Mengubah kehidupan orang-orang dan menolong orang di sekitarnya.
  • Daya tarik pendidikan – Yang dimaksud dengan daya tarik pendidikan adalah masyarakat kota biasanya mempunyai sikap terbuka dan mau menerima modernisasi serta globalisasi. Kemajuan dalam pendidikan pun akan dapat kita rasakan. Di desa yang masih tertinggal, sekolah masih sedikit atau mungkin ada sekolah akan tetapi fasilitas dan sarana prasarana kurang memadai. Hal inilah yang memicu orang-orang desa datang ke kota untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik.
  • Daya tarik ekonomi – Yang dimaksud dengan daya tarik ekonomi sebenarnya tidak jauh berbeda dengan daya tarik sosial yang telah dibahas sebelumnya. Orang-orang desa yang datang ke kota berharap untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik, dengan itu mereka dapat mencukupi kebutuhan hidup dengan layak dan tidak kekurangan.
  • Daya tarik budaya – Yang dimaksud dengan daya tarik budaya adalah pusat hiburan kebanyakan berada di kota, jadi orang desa memilih tinggal di kota supaya tidak terbelakang dan mendapatakan fasilitas salah satunya berupa hiburan yang memadai. Akan tetapi dengan datangnya masyarakat desa, berarti masyarakat kota akan bertambah dan ini akan menimbulkan masalah yang baru, diantaranya yaitu, penduduk desa kian berkurang, hasil panen turun, kesejahteraan turun, sawah ladang terbengkalai, menambah pengangguran.
  • Mempermudah seseorang dalam mendapatkan barang-barang yang mempunyai kualitas baik dan harganya yang terjangkau.
  • Banyak lapangan pekerjaan untuk tenaga professional.
  • Komunikasi sekarang tidak berbatas jarak dan waktu jadi dapat juga mempermudah perdagangan.
  • Teknologi yang makin berkembang.
  • Peluang bisnis yang makin berkembang.
  • Pembangunan yang orientasinya pada kebutuhan hidup masyarakat global atau dunia.
  • Penanaman modal asing banyak dilakukan di negara berkembang dapat memicu pertumbuhan ekonomi yang terjadi pada negara berkembang tersebut.
  • Meleburnya bermacam kebudayaan dari macam-macam daerah dan negara sehingga bhinneka tunggal ika pun sudah tidak menjadi patokan semboyan bangsa indonesia.

Cara Pencegahan Bahaya Globalisasi dan Modernisasi

Bahaya dari globalisasi dan modernisasi ini tampak pula pada perubahan sikap yang dilakukan oleh remaja masa kini. Sopan santun kepada teman sebaya atau orang yang lebih tua sudah memudar dan cenderung hilang. Hal lain yang terjadi adalah gaya remaja yang kebarat-baratan  dan kehidupan bebas yang dilakukan, free sex sampai dengan menggunakan obat terlarang,


nilai politik yang dasarnya adalah kekeluargaan musyawarah mufakat kian terkikis, sikap gotong royong memudar, hanya sedikit saja anak muda yang ikut melestarikan tarian dan musik tradisional atau budaya tradisional lainnya, remaja masa kini yang berpakaian lebih terbuka dan bisa dibilang jauh dari  macam macam norma seperti norma kesopanan.

Beberapa usaha yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi dampak negatif dan bahaya globalisasi dan modernisasi antara lain :

  1. Pihak sekolah melakukan pengawasan yang lebih ketat dalam hal kegiatan yang dilakukan para siswanya baik di dalam atau pun luar sekolah yang ditugaskan pada struktur komite sekolah. Pendidikan agama sangat perlu diberikan baik itu di lingkungan sekolah atau keluarga.
  2. Peran orang tua yang harus proaktif. Jangan pasif dan membiarkan anak berjalan dengan sendirinya. Mereka perlu pengawasan, jadi tidak melakukan perilaku atau tindakan yang menyimpang.
  3. Pilih acara televisi yang mendidik. Orang tua pun harus memperhatikan segala jenis acara TV yang ditonton oleh buah hatinya. Hindari acara dengan muatan kekerasan atau yang menampilkan adegan dewasa.
  4. Hindarkan anak dari muatan berbau pornografi. Sekarang ini internet seolah menjadi kebutuhan pokok yang tak bisa ditinggalkan lagi. Nah, perlu pengawasan dari pihak-pihak yang terkait dalam penggunaan internet dengan sehat. Tak hanya peran orang tua, pengelola warnet dan pemiliknya juga harus ikut andil dalam melakukan pengawasan dan pengendalian tingkah laku anak agar tidak bertindak negatif. Salah satunya adalah pemakaian sistem blokir pada semua situs yang memuat pornografi.

Nah, berikut adalah bahaya globalisasi dan modernisasi, dampak, dan cara mengatasinya . Semoga artikel ini bermanfaat.

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , , ,
Post Date: Friday 29th, January 2016 / 04:22 Oleh :
Kategori : Lingkungan